Literasi

Membangun Harapan dan Inspirasi dengan Sesama

Review Book Membangun harapan dan inspirasi

Helo … Setiap kebaikan yang kita tanam tentu akan membuahkan kebaikan juga. Meski terlihat mudah, tetapi saat menjalankannya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Membangun harapan dan memberikan inspirasi untuk berbagi dengan sesama, membutuh kegigihan yang kuat untuk melakukannya.

Sebuah keinginan tidak selamanya hanya akan menjadi isapan jempol semata. Adanya niat yang kuat untuk mewujudkan menjadi pendorong semangat. Mungkin terasa aneh dan tak mungkin bagi orang lain, tetapi langkah demi langkah yang dilakukan bisa membantu mewujudkan hal yang tak mungkin menjadi sebuah kenyataan. Semua tentu membutuhkan proses dan waktu.

Membangun Harapan dan Inspirasi dengan Sesama

Setiap insan tentu ingin mengalami perubahan ke arah lebih baik dalam kehidupannya. Harapan yang semula menjadi sebuah angan atau imajinasi, berkat usaha dan kegigihan yang kuat mampu menjadi hal nyata. 

Kehadiran tokoh heroes yang hadir di berbagai daerah, mampu membangun harapan dan inspirasi indah dalam kehidupan dengan kepeduliannya pada sesama juga lingkungan. Usia tak menjadi kendala untuk menghadirkan sebuah perubahan. Semua dilakukan untuk menggapai sebuah harapan. 

Judul.    : Pengantar Harapan Penyemai Karya

Penulis  : Tim Kick Andy & Wisnu Prasetya Utama

Penerbit : Bentang Pustaka

Cetakan : Pertama, Februari 2017

Tebal.     : 152 halaman

ISBN.     : 978-602-291-310-8

Buku Pengantar Harapan Penyemai Karya, mampu memberikan aura positif untuk pembacanya. Tokoh pengantar harapan dalam buku ini memberikan energi yang membangun. Oleh karena itu Tim Kick Andy Heroes menyematkan penghargaan untuk beberapa orang yang menginspirasi karena semangat mereka, yaitu : 

  • Adi Pramudya, Menjadi kaya dengan bertani
  • Ang Liani, Melayani di pelosok
  • Ardiansyah, Berbagi ilmu di media sosial
  • Hana Amalia, Melayani hingga nafas terakhir
  • Peinina Nanlohy, Melatih dengan kasih sayang
  • Sadiman, Sendiri menghijaukan hutan
  • Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen, Mengubah stigma Papua melalui film
  • Utiyah, Mengubah orang-orang yang terpinggirkan

 

Menggapai-harapan-dengan-pantang-menyerah

 

Menggapai Harapan dengan Kegigihan

Perkembangan dunia digital dari tahun ke tahun tentu sudah tak diragukan lagi. Semakin hari kita pun semakin melek teknologi. Banyak hal yang terbantukan dengan kemajuan teknologi ini. Hal yang semua terasa berat menjadi ringan dan yang sulit menjadi lebih mudah dijangkau. 

Ardiansyah, pemuda asal Sragen, kala itu berusaha memberikan sumbangsih pengetahuan melalui sosial media. Ilmu yang didapatkannya melalui sekolah berusaha dibagikan kepada teman juga sesama agar dapat memberikan kebermanfaatan untuk banyak orang. Keterbatasan kondisi tidak membuatnya patah semangat. 

Meski saat itu dunia teknologi belum sepesat saat ini, tetapi Ardiansyah terus berusaha dengan penuh keyakinan. Tujuannya untuk berbagi secara berkelanjutan agar memberikan manfaat dan kemaslahatan untuk banyak orang. Tulisannya melalui blog dan kicauan tulisan melalui dunia sosial diterima dengan baik. 

Etos kerja yang gigih dan semangat ini pun membuahkan hasil yang gemilang. Awalnya jangkauan gerakan “Ilmu Berbagi” hanya berbasis dunia maya, kemudian mampu mengembangkan sayapnya melalui agenda yang dilakukan secara offline. 

Jangkauan Komunitas Ilmu Berbagi tidak hanya untuk wilayah tertentu saja, tetapi sudah mencapai beberapa negara seperti Korea, Hongkong dan Eropa. Tagline “ilmu itu ada ya untuk berbagi” semakin menguatkan komunitas ini. Karena yang dimaksud dengan berbagi adalah berbagi berkelanjutan dengan ilmu, uang juga waktu luang. 

Ardi percaya bahwa ilmu yang dibagikan tidak akan membuat pembaginya menjadi bodoh. Justru sebaliknya akan menjadi amal kebaikan di masa kehidupannya. 

 

Baca :

Review-Book-Membangun-harapan-dan-inspirasi-untuk-berbagi-dengan-sesama

 

Alam pun Ingin Disayangi

Alam dan isinya memberikan banyak manfaat untuk kehidupan semua makhluk di muka bumi ini. Namun apakah kita sudah memberikan hal yang terbaik juga untuk alam? 

Hutan Gendol Wonogiri, mengalami kebakaran hebat yang membuat fungsi hutan ini tidak maksimal lagi. Air hujan tidak mampu menyerap air sehingga terjadi kekeringan hingga beberapa waktu. Kondisi ini tidak hanya diratapi oleh Mbah Sadiman, tetapi beliau berusaha memberikan harapan baru untuk lingkungan sekitarnya. 

Ternyata niat baik tidak selalu diterima dengan kebaikan juga. Niat Mbah Sadiman untuk menghijaukan kembali hutan Gendol mendapatkan ejekan dari tetangga beliau. Meski demikian tidak menyurutkan semangat Mbah Sadiman untuk mewujudkannya.

Harapan untuk menyuburkan kembali hutan pun berusaha terus diwujudkannya. Usaha demi usaha dilakukan secara perlahan. Mulai dari mengumpulkan bibit tanaman, menyiapkan peralatan untuk menanam dan mengatur waktu menanam. Menurut Yusanto, dalam sehari Mbah Sadiman naik ke gunung dua kali yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari rumah. Saat pagi hari naik untuk membawa bibit pohon dan menanamnya satu demi satu, kemudian pulang membawa kayu. Sore harinya pun demikian.

Pesan yang disampaikan Mbah Sadiman kepada generasi muda yaitu dengan mengajak dan mengingatkan untuk tidak menebang pohon sembarangan, tetapi rawat, cintai dan lestarikanlah hutan juga alam sekitarnya. Pepohonan adalah penopang kehidupan kita, menyediakan air bersih dan menahan erosi juga banjir. Jadi apa yang akan terjadi bila kita tidak peduli dengan alam, tentu sudah tahu risikonya.

 

Kesimpulan

Negeri ini membutuhkan pejuang-pejuang yang ikhlas berperan dalam berbagai sektor kehidupan. Mampu membangun harapan dan memberikan inspirasi untuk berbagi dengan sesama. Usia tidak akan mampu menghalangi setiap niat baik yang terselip dalam sanubari. 

Penghargaan yang diberikan Kick Andy Heroes tentu memberikan penyemangat bagi lapisan masyarakat lain yang ingin ikut berperan juga dalam lingkungannya. Baik dengan ilmu, tenaga, waktu ataupun harta. 

Tak dipungkiri bahwa bisa jadi masih banyak heroes lain yang ada disekitar kita. Namun sepak terjangnya tidak diketahui banyak orang. Alam sekitarnya juga sesama kita masih terus membutuhkan perhatian. Semoga semua heroes yang ada di negeri tercinta ini mendapatkan keberkahan dalam kehidupannya. 

 

Salam,

Tentang Penulis

About Asih Mufisya

Motherhood blogger dan mencintai dunia literasi juga suka baking yang simple.

(3) Komentar

  1. […] Review book : Membangun Harapan dan Inspirasi dengan Sesama  […]

  2. […] Asih Mufisya : Membangun Harapan dan Inspirasi dengan Sesama […]

  3. […] Membangun Harapan dan Inspirasi dengan Sesama  […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *