Ngeblog: Menjaga Kesehatan Mental

Ngeblog: Menjaga Kesehatan Mental Dan Pikiran

Ħăi … Tak bisa dipungkiri bahwa semakin hari kita perlu makin peduli dengan kondisi tubuh dan mental kita. Mengoptimalkan kondisi tubuh bisa dengan mengatur pola makan sebaik mungkin, cukup istirahat juga menghindari stres. Ngeblog, menjaga kesehatan mental dan pikiran juga, lho. Bagaimana cara kita menjaga kesehatan mental dan apa saja manfaat menulis itu?

Ngeblog, Menjaga Kesehatan Mental

Ngeblog, Menjaga Kesehatan Mental

Benarkah dengan ngeblog bisa menjaga kesehatan mental? Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satu dengan melakukan apa yang menjadi kesukaan kita, seperti bercocok tanam, menulis, memasak, membaca, melukis, dan kesukaan lainnya. 

Menyalurkan hobi akan membuat diri kita terus termotivasi. Membuat suatu hal yang menarik dipandang baik untuk diri sendiri juga sekitar kita. Kuncinya adalah konsistensi. 

Awalnya mungkin mencoba dulu, kemudian menikmati hasil yang dibuat. Setelah merasa nyaman dan terpacu, maka akan terus mengoptimalkannya. Kegagalan yang dihadapi bisa menjadi tantangan untuk terus mencoba dan mencoba. Pantang menyerah, deh.  

Berapa lama prosesnya? Ah, tidak bisa ditentukan. Kemampuan dan kemauan setiap orang berbeda dan selama masih ada kemauan yang kuat maka akan terus berusaha.   

Kesehatan Mental

Sudah beberapa hari ini, Anita terlihat kurang bersemangat, mudah marah dan lebih sensitif. Teman-temannya berpendapat, perubahan tersebut karena stres. Namun sayangnya dia tidak mau berbagi apa yang dirasakannya. 

Depresi, Gangguan Mental

Mungkin karena merasa belum ada orang yang bisa dipercaya, sehingga semua yang dirasakannya dipendam sendiri. Akibatnya berpengaruh pada kondisi kesehatan mental. Kurang istirahat, semangat kerja menurun dan tidak punya kepedulian dengan lingkungan sekitar.  

Apa sih, kesehatan mental itu? Melansir melalui Medical News Today, WHO menekankan bahwa kesehatan mental adalah kondisi mental yang tidak ada gangguan, lebih mengacu pada kesehatan kognitif, perilaku dan emosional. Gangguan ini bisa terjadi pada siapa saja dan gejalanya pun tidak selalu sama, sehingga tidak mudah terdeteksi. 

Ada beberapa jenis gangguan mental, yaitu :

  • Depresi

Gangguan mental ini paling banyak terjadi. Ditandai dengan perasaan sedih yang terus berlarut, sehingga mengakibatkan putus asa, merasa paling bersalah, dan tidak mempunyai motivasi. 

  • Perasaan Cemas

Rasa cemas yang berlebihan, bisa karena fobia atau terlalu panik.

  • Bipolar

Gangguan suasana hati yang tidak biasa dan berubah tanpa terduga. Perasaan bahagia menjadi sangat sedih dan berputus asa. 

  • Pola Makan

Kondisi psikologis yang berubah bisa mempengaruhi pola makan seseorang. Bisa semakin bertambah atau berkurang. Perubahan makan ini akan mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh juga.  

Pentingnya Kesehatan Mental

Menjaga Kesehatan Mental

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Keduanya vital dalam kehidupan kita sehari-hari. Satu bagian yang tak bisa dipisahkan begitu saja. 

WHO menjelaskan bahwa kesehatan merupakan kesatuan yang meliputi fisik, mental dan kesejahteraan. 

Saat fisik merasa lelah maka bisa dipulihkan beristirahat dan memenuhi asupan bernutrisi. Namun saat mental terasa melemah maka lakukan hal yang menyenangkan agar kondisi psikologis bisa segera teratasi. 

Mengabaikan gangguan kesehatan mental akan merugikan diri sendiri. Kondisi tubuh akan menjadi melemah, tidak percaya dengan diri sendiri. Semangat dan energi berkurang, bahkan mengganggu aktivitas rutin yang kita lakukan.  

Cara Menjaga Kesehatan Mental

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental, antara lain :

  • Positif thinking

Berusaha untuk berpikir positif pada apa yang kita alami. Seberat apapun kondisinya, tentu akan ada hikmah dibalik kejadian tersebut. Memang perubahan tidak akan terjadi secara langsung sesuai apa yang kita inginkan.  

Positif thinking akan membuat kita mudah berpikir dan menentukan keputusan pada masalah yang sedang dihadapi. Memikirkan dengan kepala dingin, mencari solusi yang terbaik, atau sharing dengan orang yang terpercaya untuk berbagi pengalaman. 

Positif Thinking

  • Fokus pada tujuan

Ketika satu per satu masalah datang, pikiran kita akan menjadi terbelah. Tujuan awal yang ingin diraih bisa berubah. Tenangkan diri sejenak untuk menyegarkan pikiran. 

Kemudian ingat kembali arah tujuan agar langkah yang sudah dilakukan bisa tetap terus terfokus. Jadian semua yang terjadi sebagai penguat dan penyemangat. 

  • Sharing dengan orang yang dipercaya

Keterbukaan akan membuat hati kita jadi lebih lapang. Tidak mudah tersinggung dengan ucapan orang lain, mampu menerima saran dan kritik yang membangun juga akan memperkaya wawasan. 

  • Menjaga asupan nutrisi

Karbohidrat tidak hanya memberikan kecukupan energi saja, tetapi dalam jumlah cukup akan membantu meningkatkan kadar hormon serotonin, yang bermanfaat untuk mengelola suasana hati. 

Terpenuhinya nutrisi dalam tubuh selain akan menjaga kondisi fisik, juga membantu membuat kondisi psikologis terjaga.

  • Istirahat yang cukup

Tubuh membutuhkan istirahat dalam jumlah yang cukup. Tidak hanya untuk menjaga metabolisme tubuh, tetapi juga untuk menyegarkan kembali tubuh setelah beraktivitas. Otak, pikiran dan organ tubuh membutuhkan energi baru untuk melakukan aktivitas kembali di hari selanjutnya. Maka tunaikan hak tubuh tersebut. 

  • Jalin interaksi dengan sesama

Sebagai makhluk sosial, sejatinya kita dapat menyesuaikan diri dimanapun kita berada. Saat berada pada lingkungan baru, reaksi kita adalah beradaptasi. Kemudian melakukan interaksi dengan sesama. 

Baik dengan komunikasi, senyuman, berbagi dengan sesama dan hubungan sosial lainnya. Ada kepuasan tersendiri saat kita mampu melakukan hal yang terbaik kepada siapa pun. Hubungan baik ini juga akan mempengaruhi kondisi tubuh kita. 

Aura positif yang terbentuk akan membangun harga diri, memperluas juga meningkatkan kualitas hidup kita.     

  • Menulis

Tuangkan apa yang ada dalam pikiran kita baik dengan melakukan sharing atau menuliskannya. Menulis memberikan banyak manfaat seperti membantu memulihkan luka batin, mengurangi stres, meningkatkan sistem imun, juga mampu mempertajam memori.   

Memilih Ngeblog

Ngeblog Menguatkan Jiwa

Kenapa memilih ngeblog? Karena dengan ngeblog bisa menjaga kesehatan mental dan pikiran kita. Paragraf demi paragraf tulisan yang kita buat, terasa mampu memberikan energi baru. Awalnya menulis diary dan belum banyak kalimat yang dituangkan. 

Namun seiring waktu kalimat yang ingin disampaikan menjadi lebih panjang dan tidak hanya sekadar sharing semata, maka kita bisa membuat jurnal kehidupan, baik untuk keluarga, diri sendiri atau buah hati. 

“Menulis adalah suatu cara untuk berbicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan disanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.” ~ Seno Gumira Ajidarma 

Melalui menulis kita bisa mengungkapkan semua rasa yang ada di hati juga pikiran. Kata demi kata yang terangkai terasa memberikan makna. Apakah setelah menulis akan merasakan kepuasan? Ya, ada rasa lega dalam hati ini. Meskipun tidak semua rasa dapat ditumpahkan. 

Membangun blog tidak semata menulis luapan isi hati. Semakin hari kita akan tahu apa dan bagaimana sebaiknya kita mengisi tulisan tersebut. Apa tujuan tulisan yang kita buat dan apa yang sebaiknya dilakukan untuk mewujudkan tujuan tersebut? 

Semua pertanyaan tersebut dapat terjawab jika kita mau terus mengasah kemampuan untuk tahu dan mengenal blog lebih dalam. 

“Karena kau menulis. Suaramu tak akan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.” ~ Pramoedya Ananta Toer

Penutup    

Ngeblog menjaga kesehatan mental, benarkah? Kondisi tubuh yang patut kita jaga tidak hanya secara fisik semata, tetapi juga kondisi mentalnya. Keduanya menjadi bagian penting dalam mengarungi kehidupan ini, maka sudah selayaknya kita jaga. 

Menulis dengan untaian kata berdasarkan rasa, juga pikiran akan membuat naluri kita semakin peka dengan kondisi yang terjadi. Tidak hanya mengungkapkan apa yang menjadi keinginan dan harapan, tetapi juga bisa memberikan wawasan baru bagi orang yang membaca. Semoga keistikamahan ngeblog ini terus terjaga. 

Salam,

Share the article :

16 komentar untuk “Ngeblog: Menjaga Kesehatan Mental Dan Pikiran”

  1. Ping-kembali: Meningkatkan Semangat Bersama ODOP Blogger Squad - UmmiSyifa.com

  2. Ping-kembali: Self Love Untuk Kekuatan Diri Sendiri - UmmiSyifa.com

  3. Benar banget kak, nulis blog bisa untuk menjaga kesehatan mental, karena pengalaman pribadi, dengan menulis bisa mencurahkan isi hati yang tak tersampaikan lewat mulut kita, setelah menulis jadi plong deh

  4. “Menulis adalah suatu cara untuk berbicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan disanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.” ~ Seno Gumira Ajidarma

    Sukaakkk banget dengan quote ini, mbaaa
    Ya ampuun, aku setuju kalo ngeblog itu SANGAN BISA menjaga kesehatan mental dan pikiran 🙂

  5. This is so true, aku juga lagi mau mengembalikan fitrah ngeblog lagi, because this is what I love, lately sibuk banget sm kerjaan yang dragging my energy and time

  6. Ping-kembali: Ini 15 Alasan Kenapa Perlu Ngeblog - UmmiSyifa.com

  7. Ping-kembali: Harapan Bikin Kita Terus Optimis - UmmiSyifa.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *