Lifestyle

Kehadiran Aplikasi Digital Saat Pandemi

Aplikasi digital

Hello guys … keberadaan aplikasi digital saat pandemi ini juga mendukung dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Setujukan? Menikmati waktu demi waktu dengan di rumah saja, tentu butuh suatu aktivitas yang bikin kita tidak hanya berdiam diri saja. Oleh karena itu keberadaan aplikasi diginal benar-benar membantu kondisi kita saat ini. 

Aplikasi Digital Saat Pandemi 

Aplikasi digital memang mendukung aktivitas. Tak dipungkiri sejak pandemi datang, banyak hal yang berubah dalam tatanan kehidupan kita. Aktivitas yang biasa bisa bebas kita lakukan, secara tiba-tiba terpaksa dibatasi dan diminta untuk di rumah saja sampai waktu yang belum bisa ditentukan.  Tidak bisa berkumpul-kumpul seperti arisan, pengajian, bahkan untuk beribadah dihimbau untuk dilakukan di rumah. Tidak hanya orang tua atau dewasa saja yang merasakan kondisi ini. 

Anak-anak pun yang biasanya bisa bermain dengan bebas kesana kemari, dihimbau untuk berdiam diri di rumah. Berkumpul dan bermain di rumah sampai kondisi diluar benar-benar aman. Untuk menjaga kondisi anak-anak tetap aman, kegiatan belajar pun dialihkan ke rumah dengan pembelajaran via daring

Meski tidak sedikit orang tua yang mengalami kesulitan dengan proses belajar ini, tetapi semua tetap berusaha dilakukan sebaik mungkin untuk menjaga kesehatan bersama. Ya, menjaga kesehatan tentu jauh lebih penting. 

Aplikasi digital membantu pembelajaran daring
                                   Aplikasi digital membantu pembelajaran daring.

Pembelajaran via daring yang sudah mulai diperkenalkan sejak pandemi terjadi, memang kurang memberikan ruang bagi anak untuk bisa bergerak dengan bebas seperti layaknya di sekolah. Oleh karena itu, sejak pandemi berlangsung, para orang tua dihimbau untuk memberikan arahan juga penjelasan kepada anak-anak agar mereka dapat memahami kondisi seperti apa yang saat ini sedang terjadi.

Tetap menahan diri untuk tidak keluar rumah memang bukan hal yang mudah. Namun, adanya pengertian yang diberikan membuat mereka dapat memahami dan mengikuti semua yang disampaikan oleh orang tua mereka. Anak-anak adalah generasi emas buat setiap keluarga juga merupakan amanah yang Allah SWT berikan. Maka sudah selayaknya kita memberikan perlindungan dalam masa tumbuh kembangnya.

Ada beberapa hal yang direkomendasikan IDAI dalam kondisi pandemi saat ini untuk menjaga kondisi anak-anak, yaitu :

  • Tidak keluar rumah selama masa pandemi ini sampai situasi Covid-19 sesuai kriteria WHO, kecuali untuk hal yang penting seperti ke rumah sakit.
  • Bila terpaksa keluar rumah, maka mengikuti protokol kesehatan dengan :
    1.  Anak di bawah usia 2 tahun sebaiknya tidak mengenakan masker, tetapi menggunakan faceshield atau kereta dorongnya dalam keadaan tertutup dan selalu dalam pengawasan.
    2.  Untuk usia di atas 2 tahun dihimbau untuk menggunakan faceshield juga masker, kecuali untuk kondisi anak tertentu sehingga tidak memungkinkan untuk penggunaannya, seperti penyakit jantung, paru-paru kronik juga gangguan mental dan kognisi.
    3.  Orang tua diharapkan sudah memperkenalkan bagaimana cara penggunaan masker dan apa fungsinya kepada anak-anak.
    4. Masker yang digunakan adalah yang tiga lapis.
    5. Keberadaan anak sebaiknya selalu dalam pengawasan orang tua atau pengasuh.
    6. Melakukan social distancing 2 meter.
    7. Tidak mendekati orang yang sakit.
    8. Mencuci tangan sesering mungkin.
    9. Menghindari tangan memegang mulut, mata dan hidung.
  • Perlindungan terbaik untuk pencegahan infeksi Covid-19 adalah tetap berusaha untuk berada di rumah. Penggunaan masker, faceshild dan alat pelindung diri tidak secara langsung memberikan perlindungan.

Tatanan Kehidupan Baru

Menjalani tatanan kehidupan baru (new normal), sebenarnya dengan melakukan pola kehidupan yang kurang lebih sama seperti saat pandemi, yaitu menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga kebersihan diri dan sering mencuci tangan, juga menghindari kerumunan (social distancing). 

Namun ternyata tidak sedikit yang beranggapan bahwa kondisi new normal adalah kondisi yang sudah kembali seperti sebelumnya, sehingga sudah tidak melakukan protokol kesehatan lagi. Terlebih saat ini informasi mengenai update Covid-19 tidak lagi disampaikan update seperti sebelumnya. Memang masih diberitakan melalui media, tetapi terasa berbeda. Meskipun demikian hendaknya kita tetap menjaga diri dan melakukan tindakan preventif sebaik mungkin. 

Kehidupan dengan adaptasi kebiasaan baru (new normal) dengan adaptasi kebiasaan baru (new normal) hendaknya tidaklah mengubah kebiasaan sebelumnya, mengingat kondisi pandemi belum benar-benar teratasi. Vaksin masih terus diuji coba dan belum dapat dipastikan kapan akan dipatenkan untuk proses pengobatan juga pencegahan. Diperkirakan tahun depan hasil dari vaksin tersebut akan disampaikan. 

Bosan dengan kondisi yang terjadi saat ini, tentu dirasakan oleh semua orang. Namun, situasilah yang membuat kita memang perlu melakukan hal ini dan tujuannya pun jelas, yaitu untuk kesehatan diri kita, keluarga, juga orang-orang yang ada disekitar kita. 

Tatanan kehidupan baru dengan aplikasi digital yang mendukung
Tatanan kehidupan baru dengan aplikasi digital yang mendukung.

Baca : 5 momen indah saat pandemi

            Siapkah kembali sekolah saat pandemi

 

Peran Aplikasi Digital

Semakin berkembangnya dunia digital tak dipungkiri sangat membantu saat pandemi ini. Kegiatan belajar yang dilakukan secara daring bisa diakses dengan beberapa aplikasi seperti melalui zoom, whatsapp, juga youtube. Begitupun dengan dunia kerja yang melakukan work from home.     

Hampir sebagian besar memanfaatkan aplikasi digital dalam menjalani kegiatan sehari-hari, baik dengan sosial media juga aplikasi pendukung lainnya. Kehadiran digital bahkan menjadi bagian penting dalam kehidupan ini. Jarak yang sulit menjadi mudah, jauh menjadi dekat hanya dengan sentuhan jari. 

Akses yang mudah dan cepat tentu tidak serta merta berjalan begitu saja, perlu didukung dengan provider seluler yang membantu menjalankan aplikasi tersebut. Di saat pandemi ini, banyak provider yang memberikan layanan menggiurkan untuk memanjakan pelanggannya. Namun, sebaiknya kita juga perlu mengontrol penggunaan seluler tersebut agar budget yang dikeluarkan bisa tetap sesuai dengan kapasitas dan tidak membuat kantong jebol. hehe.

Selain itu kita juga perlu berhati-hati dengan informasi yang didapat. Tidak sedikit broadcast yang kita dapatkan dan tidak semuanya dapat dipercaya. Dibalik kemajuan teknologi ini, ada saja oknum yang tidak bertanggung jawab dengan membuat berita hoax, berbuat penipuan dengan berbagai kedok, dan modus kejahatan lainnya. Semoga kita terlindungi dari kejahatan ini.

Sampai saat ini kita masih menjalani masa pandemi. Tatanan kehidupan baru (new normal) bukan membuat kita menjadi lengah dari kondisi yang ada, tetapi tetap mengikuti semua protokol kesehatan sesuai arahan dinas kesehatan, juga berhati-hati dengan informasi yang didapat agar terhindar dari berita hoax yang masih banyak beredar di social media. Aplikasi digital apa nih yang sobat sering akses selama masa pandemi? Sharingnya yuk ….

Salam,

 

Referensi :

https://web.facebook.com/Ikatan-Dokter-Anak-Indonesia-1608972579344722/

Tentang Penulis

About Asih Mufisya

Motherhood blogger dan mencintai dunia literasi juga suka baking yang simple.

(16) Komentar

  1. Banyak anak-anak yang kadang gak betah juga pake masker, jadi faceshield bisa jadi pilihan yg lebih aman juga. Kadang ponakanku malah seneng katanya biar kaya power ranger. Hehe

  2. Baiknya memang kita saring sebelum sharing. Banyak informasi hoaks yang perlu diberantas. Saya kadang melakukannya di grup alumni

  3. Tatanan new normal sebenarnya buat yang sudah tidak zona merah. Kalau di tempat saya, masih zona merah tapi orang-orang sekitar rumah tidak peduli. Anak2 keluar bermain seperti saat sebelum pandemi dan bisa berjam-jam main di luar rumah, dari satu rumah ke rumah lain. Yaah, anak sendiri saja yang dijaga benar, juga diri sendiri hehe.

  4. Udah berapa bulan ya kami di rumah mulu, jadi khawatir juga takut anak-anak saya stres dengan keadaan ini, bahkan keluar pagar aja nggak saya bolehin, soalnya banyak yang lalu lalang ga maskeran.

    Jadinya di rumah aja main rusuh-rusuhan hahahah

  5. Merasakan keberuntungan banget ketika ga bisa keluar, banyak hal yg bisa kita lakukan cukup dengan menggunakan perangkat smartphone ya.
    Mau makan, panggil GoFood mau bersihin rumah panggil OKHOME. Mau belanja tinggal pilih e-commerce. Mau kerja pakai zoom atau GM. Ih apalagi coba? Kita tinggal mensyukurinya saja ya…

  6. Selama pandemik ini saya jadi suka bereksplorasi dengan video, Kak. Anak kedua suka membuat karya dan bercerita, jadi saya ajak membuat konten deh di Youtube. Tergolong terlambat sih, tapi kayaknya kalau nggak pandemik, saya nggak kepikiran juga buat mengisi konten di sini, hihihi …

  7. Benar banget, Kuota data pun per bulannya jadi naik, dan sekadar konsul kesehatan pun sekarang bisa menggunakan aplikasi digital

  8. Sekarang memang kita terbantukan banget dengan berbagai aplikasi nih mulai dari kesehatan sampai kulineran bisa pakai aplikasi …keren yah…hehe

  9. Fenni Bungsu menulis:

    Protokol kesehatan ini jadi kebiasaan baik yang bisa selalu kita terapkan. Apalagi kebiasaan untuk nggak pegang wajah saat tangan belum bersih

  10. Dari sebelum pandemi pun aku sudah akrab dengan aplikasi digital. Sekarang lebih mendalami video kreatif dan video animasi dari hape biar ga bosen 😄

  11. Sepanjang pandemi ini, saya lebih senang mengakses berita secara daring. Pun saya gunakan media digital untuk silaturahmi daring sebab ketemu secara langsung masih cukup sulit rasanya.

    Dan ya, anak anak memang sebaiknya nggak sering dibawa keluar rumah dulu pun diberi pemahaman fungsi masker, face shield, dan mengapa perlu jaga jarak dengan orang lain di masa pandemi seperti saat sekarang

  12. bener dengan adanya aplikasi digital ini sangat membantu kita banget ya mba. apalagi untuk kita yang kerja freelancer. wah membantu banget sih pastinya. Alhamdulillah ya, aplikasi digital sudah banyak.

  13. Selama pandemi hampir semua aktifitas dilakukan lewat dunia digital dan hampir semua aplikasi di coba dan dipelajari

  14. selama pandemi yang entah kapan ini selesai, aku jadi merasa banyak bersyukur

  15. […] Baca : Menikmati masa pandemi bersama aplikasi digital […]

  16. Kita jadi beradaptasi ya setelah berbulan bulan berada pada masa pandemi, aplikasi digital jadi penolong kita juga nih anakku sekolah pake edulogy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *