Aquascape Minimalis yang Anggun dan Menawan

Aquascape Minimalis yang Anggun dan Menawan

Ђคll๏ … Apa kamu rasakan saat mendengar suara gemericik air yang mengalir? Adem ya, termasuk juga waktu melihat aquascape minimalis yang anggun dan menawan. Meskipun ukurannya kecil, tetapi keindahan dunia air tetap menyejukkan hati. Masa pandemi ini kita perlu menghibur diri dan keluarga dengan melihat sesuatu yang menyegarkan. Ya, untuk membangkitkan semangat diri. Inilah salah satu yang menjadi pilihan saya dan keluarga. 

Aquascape Minimalis yang Anggun dan Menawan 

Sudah beberapa minggu ini menikmati aquascape minimalis yang anggun dan menawan. Duh, rasanya tenteram banget. Sesuai namanya minimalis, ukurannya kecil dengan panjang 30 cm, lebar 25 cm, dan tinggi 20 cm. 

Kenapa sih pilih aquascape? Sebenarnya bukan karena faktor kesengajaan sih. Awal mulanya suami ingin punya akuarium terus coba cari info ke adik. Gayung pun bersambut. Adik punya stok aquascape di rumahnya dan alhamdulillah dapat harga yang bersahabat. 

Aquascapenya sudah lengkap, kecuali ikan karena sudah pada mati. Desainnya lengkap, ada udang shrimp, keong garis, dan keong tanduk. Tinggal tambahin beberapa ikan hias kecil deh. 

Sampai di rumah rasanya sudah nggak sabar, ingin cepat dipasang, terus menikmati keindahannya. Ternyata belum rezeki, karena salah setting filter. Akhirnya ditunda esok hari. Waktu subuh dengar suara gemericik air, pas buka mata alhamdulillah aquascapenya sudah kelihatan. Woow.

Suara Air yang Menyejukkan Hati     

Seorang peneliti dari Live Science, Orfeu Buxton, menjelaskan bahwa akan muncul perasaan tenang, nyaman, saat mendengar seseorang mendengar suara gemericik air. Ini yang benar-benar kita rasakan saat mata memandang keindahan dunia air.

Selain merasa tenang waktu mendengar gemericik air, kita juga senang melihat lincahnya hewan air (ikan, udang shrimp, keong). Mereka energik banget. Gerak terus ke sana kemari. Nggak ada capeknya. 

Aquascape Minimalis : Ikan Guppy

Melakukan Perawatan Rutin    

Ada perbedaan antara akuarium dengan aquascape. Akuarium berikan ikan dan bebatuan atau karang, sedangkan aquascape berisikan tanaman air, ikan dan teman-temannya (udang, keong). Aquascape memberikan kesan seperti bercocok tanam dalam air ditambah pemanis fauna yang berwarna-warni. 

Apa nantinya tanaman bisa benar-benar tumbuh subur, seperti tanaman di alam? Bisa donk. Selama kita mau memberikan perhatian buat mereka. Melakukan pergantian air dan membersihkan tempat secara rutin, seminggu atau dua minggu sekali. Kasih pupuk cair untuk tanaman dan merapikan tanaman yang tumbuh. 

Banyak pelajaran yang saya dapatkan selama punya aquascape. Berusaha bisa merawat aquascape minimalis yang anggun dan menawan dengan baik. Cari tahu berapa sih kapasitas hewan yang pas untuk ukuran minimalis, jenis ikan apa saja yang sebaiknya didalamnya juga bagaimana cara merawat tanaman air agar subur dan hijau. 

Satu per satu saya cari informasinya, baik lewat youtube, artikel, juga cari perbandingan dari aquascape yang dilihat. Jadi tahu deh apa dan bagaimana seharusnya. Untuk youtube saya suka lihat Aquajaya x Aquariset. 

Diingatkan juga lho, bahwa punya aquascape memang nikmat, tetapi kalau perawatannya kurang bisa tumbuh alga terus dibiarkan saja. Akhirnya bukan pemandangan menawan yang didapatkan, tetapi biotanya bisa rusak semua. Alga bisa merusak semua yang ada didalamnya. 

Begitupun saat kita baru saja membeli hewan air. Sebaiknya tidak langsung dipindahkan ke dalam aquascape. Lagikan dahulu proses isolasi sejenak, kemudian kurangi airnya secara perlahan dan ganti dengan air yang kita gunakan. Setelah hewan air terlihat nyaman, baru deh pindah tempat. 

Baca juga:

Keunikan Hewan Air

Sebenarnya saat remaja sempat punya akuarium, tetapi maklum saja waktu itu belum ngerti jadi belum maksimal ngerawatnya. Hewan air dalam aquascape masing-masing punya keunikannya lho, antara lain:

1.Udang Shrimp

Udang kecil ini warnanya cakep semua. Ada merah, kuning, biru. Mereka lebih suka ada di bagian belakang, mungkin karena malu kali ya. Kalau sedang keliling, duh senangnya lihat binatang ini. Jalannya pelan-pelan, kadang terbang. Iya terbang di air, tetapi jarang banget. Di usia berapa minggu binatang ini akan ganti kulit. Jadi waktu kecil warnanya bening garis-garis. Setelah ganti kulit akan kelihatan warna kulit sebenarnya. 

Aquascape Minimalis: Udang Shrimp

2.Keong Air Tawar

Kehadiran keong di dalamnya untuk membantu membersihkan sekitar aquascape dari lumut dan alga mulai dari dinding akuarium, tanaman, bebatuan dan batang pohon. Dari sekian keong air tawar yang dipilih adalah keong tanduk dan keong turbo (keong zebra). 

3.Ikan Hias Kecil        

Dari sekian banyak ikan hias yang ada, pilihannya adalah ikan hias kecil. Kenapa? Supaya semua biota dalam aquascape aman terkendali. Maksudnya tidak saling menyakiti, tetapi saling menyayangi karena mempunyai persamaan, yaitu sama kecilnya. Hehe. Kalau ada ikan kecil dan besar, kasihan yang kecil, nanti bisa digigit. 

Jenis ikannya seperti ikan neon tetra, ikan guppy, ikan rasbora. Meskipun ukurannya kecil, warnanya cakep dan menarik. Kalau sedang dikasih makan, mereka suka saling berebut. Kadang jadinya kayak main bola, lempar sana sini, sampai akhirnya dapat yang pas di mulut deh. 

4.Tanaman Air

Kalau untuk tanaman saya belum hafal namanya. Hanya berusaha merawat dari tanaman yang sudah ada sebelumnya. Memotong bagian yang tumbuh lebih panjang dan merapikan tatanannya. 

Aquascape Minimalis Jadi Pilihan

Penutup

Aquascape minimalis yang anggun dan menawan punya nilai tersendiri buat saya dan keluarga. Berusaha untuk bisa memberikan kenyamanan buat biota di dalamnya. Jadi perlu melakukan perawatan dengan baik. Tidak hanya sekadar mau menikmati keindahannya saja. Ada yang punya pengalaman memelihara ikan kah, sharing yuk!

Salam,

Share the article :

12 komentar untuk “Aquascape Minimalis yang Anggun dan Menawan”

  1. ya ampun mbak, aku tuh lagi pengen banget punya aquascape sungguh. bener banget sih, kalau denger gemercik air bikin tenang dan damai banget. dududu.. sayangnya aku kurang telaten buat merawatnya, kemarin saja ikan cupang kesayangan mati gara2 aku sakit dan nggak sempat ngurus ikannya, huhu

  2. Duh rasanya seneng banget kalo denger suara gemercik air, berasa nyaman banget adem ngalahin segalanya wkwk.
    Aku juga suka banget kalo liat ikan hias kecil mbak, tapi bener-bener gak bisa ngerawatnya, kadang ngerasa pengin punya semacam aquascape, akuarium dll. Tapi mikir lagi, kasian nanti di aku gak kerawat huhu

  3. Bagus dan menarik ya Mba. Suka pastinya mendengar suara gemericik air. Betul. Terasa adem. Tapiiii… perawatannya itu loh. Saya belum bisa kayaknya… hihihi… semangat ya Mba. Salam hangat.

  4. Lahh yaampun mba, pas banget akhir-akhir ini suami aku propose buat bikin akuarium di rumah. Cuma kita belum mencapai kata sepakat dan mufakat haha. Kayanya kalo aku tawarin Aquascape pasti berbinar-binar banget dia haha.

  5. Cantik banget aquascape-nya, Mbak. Aku juga pelihara ikan, tapi di kolam sebelah rumah, bukan di kotak kaca. Infonya tentang cara memindah ikan baru juga manfaat banget karena kadang suka gak sadar langsung pindahin aja ke kolam waktu baru beli ikan.

  6. Waah sy jg paling suka denger suara gemericik air, makanya tar sy pingin pny kolam simple di dlm rumah. Pokok ada suara airnya gitu. Tp klo aquarium mles ngrawatnya

    Tp aquascape ni sungguh indah yaa mbk

  7. Aku pernah pelihara ikan mbak. Tapi nggak bertahan lama karena kami nggak tahu cara nguras air aquarium yang baik dan benar.

    Jadilah ikannya mati setelah aquariumnya dibersihkan. 💔

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *