Food

Rawon Hitam Surabaya yang Enak dan Menggoda Lidah

Rawon Hitam Surabaya yang Enak dan Menggoda Lidah

Sudah beberapa hari ini kok ingat makanan khas Surabaya ya. Betul banget, pengin makan rawon hitam Surabaya yang enak dan menggoda lidah itu. Meskipun dari penampakan terlihat kurang memikat karena warnanya yang hitam, tetapi untuk rasa tidak perlu diragukan lagi. Mau tahu bagaimana uniknya masakan yang satu ini. 

Rawon Hitam Surabaya yang Enak dan Menggoda Lidah

Siapa yang tidak kenal dengan makanan khas yang satu ini, Rawon. Saat berkunjung ke Surabaya, kurang afdol rasanya kalau tidak menyantap masakan yang satu ini. Warnanya hitam, tetapi punya citarasa khas dan banyak yang menyukainya.  

Rawon dikenal sebagai makanan khas Jawa Timur, tetapi ternyata asal usulnya belum diketahui secara jelas. Bahkan penjual rawon juga tidak bisa menjelaskan bagaimana asal muasal masakan ini. Ada yang mengatakan kalau rawon merupakan makanan para raja.

Namun, ada juga yang berpendapat, rawon adalah makanan rakyat biasa yang kemudian disukai para raja. Umumnya makanan rakyat biasa disukai banyak orang sehingga menjadi makanan populer. Bagaimanapun asal usulnya, masakan ini sudah menjadi salah satu menu masakan yang disuka dan sudah dikenal banyak orang. 

Aneka Makanan Khas Negeri

Aneka Citarasa Rawon

Meskipun rawon jadi makanan khas Jawa Timur, tetapi ternyata di daerah lain juga ada rawon. Hanya saja sudah dimodifikasi dengan melakukan penyesuaian citarasa berdasarkan kondisi  daerah masing-masing. Misalnya Rawon Betawi dengan tambahan ikan dan dikenal dengan kuah pucung. Pekalongan dikenal dengan garang asem, sedangkan di Makassar hadir dengan nama pallu kalua. Rasanya jadi makin bervariasi ya sesuai nama masakannya. 

Namun meskipun berasal dari daerah yang sama, ada juga yang menggunakan nama rawon dengan sebutan yang unik dan bikin penasaran. Ada rawon setan, rawon nguling, rawon malang, rawon buntut atau rawon lidah. Nama terdengar seram, bagaimana rasanya ya? Eit, jangan salah Rawon Setan citarasanya tetap enak, bahkan jadi kesukaan. 

Kenapa sih dinamakan rawon setan? Saat awal buka, warung makan ini terletak di depan hotel JW Marriot jl. Embong Malang dan bukanya tengah malam. Tujuannya agar para pekerja yang pulang malam hari di depan warungnya bisa mampir untuk makan di tempat beliau. Buka jam 23.00 sampai pagi hari. Karena waktu bukanya malam hari maka warung makan dikenalnya dengan nama rawon setan. Kalau saat ini bisa jadi lokasi warungnya sudah berubah karena sudah turun temurun.

Begitu banyak yang menyukai makanan ini membuat rawon dilirik banyak orang dan disukai. Rawon hadir mulai dari warung tenda, restoran, sampai hotel berbintang. Nggak salah kalau rawon masuk dalam daftar 40 makanan Indonesia terlezat versi CNNGo. 

Baca juga : Tips Menikmati Makanan Enak Tanpa Rasa Bersalah

 

Kekhasan Rawon

Menilik dari citarasanya kuah rawon yang rasanya segar, berasal dari menggabungkan berbagai rimpang seperti lengkuas, jahe, sereh, sampai kunyit dan tambahan bumbu lainnya yaitu ketumbar, bawang merah, bawang putih dan daun jeruk. Tidak ketinggalan bumbu khas dari rawon yaitu kluwek yang membuat kuah rawon menjadi hitam. 

Awal pengolahan daging dimasak beberapa lama dahulu sampai menghasilkan kuah kaldu, kemudian ditambahkan bumbu yang sudah ditumis, terus dimasak sampai matang. Umumnya daging sapi dimasak sampai benar-benar empuk kemudian dipotong-potong kecil agar mudah menyantapnya (dijamin nggak bakal alot saat menyantapnya). 

Aroma dan rasa yang khas membuat rawon menjadi sajian yang menggugah selera. Keistimewaan dari rawon ini adalah rasa yang dihasilkan dari kluwek yang membuat aromanya menjadi kuat dan rasanya nikmat. 

Rawon disajikan bersama nasi hangat, tauge kecil dan dilengkapi juga dengan sambal, daun bawang, bawang goreng juga jeruk nipis sesuai selera. Bisa disantap bersama menu lainnya seperti telur asin, kerupuk udang dan empal daging. Duh, jadi kebayang enaknya ya. 

Khasiat Kluwek

Biji kluwek merupakan salah satu bumbu yang berasal dari pohon kluwek, tetapi penggunaannya memang tidak sesering rimpang. Nggak salah kalau ada yang kurang tahu mana sih yang namanya kluwek. Bentuknya keras dan saat akan digunakan perlu mengupas cangkang bijinya dulu. Di dalamnya ada bulatan hitam dengan aroma yang khas. Nah, ini yang digunakan untuk memasak. 

Khasiat biji kluwek antara lain :

  • Terdapat kandungan asam sianida sehingga bisa digunakan mengawetkan ikan dan daging. Bertahan sampai enam harian. 
  • Bersifat antiseptik dan desinfektan yang mampu mengobati luka bakar.
  • Mengandung asam lemak siklik yang bersifat anti bakteri sehingga dapat membantu mengatasi berbagai penyakit kulit

  

Penutup

Rawon hitam Surabaya yang enak dan menggoda lidah tentu sudah tidak diragukan lagi. Bangga ya, negara kita punya banyak aneka masakan yang enak dan khas sesuai dengan daerahnya masing-masing. Memang sih, banyak variasi makanan di luar sana, tetapi makanan khas daerah juga punya banyak kelebihan, seperti citarasa yang nikmat, tambahan rimpang yang bervariasi dan pastinya enak. Kalau kamu, masakan khas daerah mana yang disuka dan apa kelebihannya?  

Salam, 

Referensi : 

  • Kompas Litbang. Seri Budaya Kuliner : Santapan Surabaya.
  • Makanan Indonesia. https://makanan-indonesia.weebly.com/home/rawon  
  • Negeriku Indonesia. http://www.negerikuindonesia.com/2015/08/rawon-makanan-tradisional-dari-jawa.html
  • https://intisari.grid.id/read/0384831/rawon-setan-surabaya-yang-tak-bikin-kesetanan
Share the article :

Tentang Penulis

About Asih Mufisya

Motherhood blogger dan mencintai dunia literasi juga suka baking yang simple.

(13) Komentar

  1. Rawon surabaya aku belum pernah nyoba langsung deh yang asli. Kayanya beda sama yang di jual di tempatku. Aku baru tau kalau rawon pakai kunyit juga.

  2. Biar kata familier dengan rawon di Surabaya, tapi jarang juga makan rawon.
    Makan rawon setan kayaknya baru beberapa kali, tapi dibeliin sih, belom pernah makan di tempat.
    Ngomongin rawon, saya jadi ingat pertama kali datang di Surabaya 20 tahun lalu, waktu itu saya kaget banget liat masakan daging kok ya kuahnya hitam, setau saya lauk dengan kuah hitam itu cuman cumi hahaha

  3. Baca kata Rawon Surabaya dengan campuran kluwek yang buat kuahnya berwarna hitam, langsung kebayabg sedapnya. Mendadak kangen makan Rawon Surabaya. Sudah lama sekali nggak nyicipin gurih segarnya.

  4. Betul, banyak anak jaman sekarang yg tidak tahu seperti apa buah dari Kepahiang, alias induknya kluwak, bahan untuk rawon ini. Padahal untuk jadi bumbu rawon, perlu perjuangan panjang untuk menghilangkan kandungan zat asam sianida nya

  5. Waaah jadi ngiler nih. Lama banget ngga makan rawon surabaya. Terakhir bangettt sblm pandemi, tahun 2019 berarti yah. Huhu kangen

    1. Waahh aku sukaaa banget makan rawon. Tapi sekarang agak jarang siy,vbaca ini jadi kangen banget pengen makan rawon.

  6. kalo bumbunya pas, rawon akan terasa sangat enak, apalagi dipadu sama sambal yang lezat hmm makin hot deh

  7. biar hitam paling dinanti kak, salah satu makann favorit yang gurih dan menggoda selera, apalagi dimakan dengan telur asin dan perkedel. mantep banget sih ini

  8. Sukaaaa makan rawon. Zaman masih kuliah, ada warung rawon (dan soto) di deket kampus. Murah, meriah, enak, mengenyangkan. Sampai sekarang di grup alumni adaaaa aja yang ngebahas warung ini 😀

  9. Aku waktu kecil sering banget dibikinin rawon sama ortu tapi sudah dewasa ga pernah lagi, jadi kangen deh baca ini…

  10. Duh mbak asih, kalau aku baca tulisan tentang makanan apalagi makanan khas jawa, rasanya rinduuuuu sekali dengan kampung halamanku, sejak pandemi sampai saat ini aku belum berani untuk pulang kampung, huhuhu. Ya,,,setidaknya melihat gambar dan membaca tulisan mbak asih ini mengobati rinduku akan kampung halamanku

  11. Rawon ini makanan favorit aku tapi karena aku nggak bisa Masak Biasanya aku beli kalau aku tinggal di Surabaya Mungkin aku sering ke sini ya

  12. aku suka rawon dan dari dulu belum sempet cobain rawon setan di surabaya
    mungkin next time kalo ke surabaya lagi pengen mampir
    soalnya banyak banget kulineran disana, kadang sampe bingung sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *