Pengertian-Puasa-Menurut-Bahasa-Dan-Istilah

Pengertian Puasa Menurut Bahasa Dan Istilah, Pahami Ini Dulu

Pengertian puasa menurut bahasa dan istilah apa sebenarnya? Sebelum berpuasa saya coba memahami hal ini dulu dengan harapan masa sebulan berpuasa nanti benar-benar bisa dinikmati dengan sepenuh hati. 

Banyak harapan yang ingin kita lakukan di masa Ramadhan ini. Ya, selama setahun kita bertemu bulan Ramadhan hanya sebulan dan kita tidak pernah tahu akankah tahun depan dapat dipertemukan lagi.  

Pengertian Puasa Menurut Bahasa dan Istilah

Menurut Wikipedia, kata saum merupakan bahasa Arab yang berarti menahan diri dari makan juga minum san segala perbuatan yang dapat membatalkan puasa. Rentang waktu mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya sinar matahari. Tujuannya agar dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Sedangkan arti puasa menurut KBBI adalah menghindari makan, minum dan sebagainya yang dapat sengaja. Berdasarkan kata bendanya, puasa merupakan salah satu rukun Islam yaitu beribadah dengan menahan diri atau berpantangan makan, minum serta segala yang membatalkannya mulai terbit fajar sampai terbenam matahari.

Hukum dan Keutamaan Berpuasa

Nah, sudah jelas nih pengertian puasa menurut bahasa dan istilah. Puasa di bulan Ramadhan hukumnya wajib untuk kaum muslimin dan muslimat. Termasuk bagian ketiga dalam rukun Islam. 

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kalian bertaqwa

      ~ QS. Al Baqarah: 183

Ada beberapa keutamaan berpuasa, antara lain :

  1. Merupakan ibadah yang tidak ada tandingannya.
  2. Puasa untuk Allah Ta’ala dan mendapatkan balasan juga dari Allah SWT
  3. Melatih kesabaran

    Berpuasa melatih kesabaran seseorang atas 3 hal, yaitu :

    • Sabar untuk taat kepada Allah SWT
    • Menjaga kesabaran untuk menjauhkan perilaku yang dilarang 
    • Bersabar terhadap takdir yang Allah SWT berikan yaitu dari rasa lapar dan kesulitan selama menjalankan puasa
  4. Memberikan syafaat di hari kiamat
  5. Mendapatkan ampunan dosa dan pahala

Allah ‘azza wa jalla berfirman: setiap amalan manusia itu bagi dirinya, kecuali puasa. Karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalas pahalanya

~ HR. Bukhari – Muslim

Hukum-dan-Pengertian-Puasa-Menurut-Bahasa-dan-Istilahnya

Puasa Hari Pertama

Jelang bulan April 2022 kaum Muslimin mulai melakukan persiapan untuk menjalani puasa Ramadan. Ada yang melakukan silaturahmi ke sanak keluarga, melakukan ziarah atau pergi ke supermarket untuk membeli bahan makanan. 

Hari yang dinanti pun tiba. Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1443 H pada Ahad, 3 April 2022 berdasarkan dari hasil sidang isbat pada Jumat sore. 

Masuk bulan April, tepatnya dua hari sebelum puasa, aura Ramadan rasanya sudah mulai tercium. Mulai banyak yang menjual es segar, juga jajanan ringan ditambah cuaca yang agak panas.

Menikmati Puasa Pertama Bersama Keluarga

Masuk bulan Ramadhan anak-anak diberikan kesempatan untuk libur sekolah selama beberapa hari. Bagi mereka tentu hal yang menyenangkan, termasuk juga saya. Menjalankan puasa bersama keluarga memang menyenangkan. 

Kegiatan pagi hari yang biasanya dilakukan seperti sarapan bersama berubah menjadi santap sahur dan dilakukan pukul 04.00 WIB. Saat anak-anak masih merasa ngantuk dan berat untuk bangun dan makan sahur.

Banyak hal yang terasa indah saat menjalani bulan puasa. Ada canda, marah, juga kecewa dengan berbagai alasan. Namun semua rasa sedih tidak berlangsung lama, karena semua anggota keluarga berusaha untuk merangkul dan berbagi bersama.

Hikmah Ramadhan

Bulan Ramadhan selama sebulan penuh tidak hanya dirasakan oleh satu atau dua kelompok usia saja, tetapi semua usia merasakan kenikmatan yang sama. Semua berusaha untuk mengisi waktu di bulan puasa ini dengan ibadah sebaik mungkin. Hikmah yang dirasakan selama bulan Ramadhan antara lain :

Hikmah-dan-Pengertian-Puasa-Menurut-Bahasa-Dan-Istilah

1. Merasa Diri Lemah Tanpa Kuasa Allah SWT

Kehidupan yang kita jalani penuh dengan nikmat yang tak terhingga. Nafas, detak jantung, organ tubuh yang kompleks, rezeki, kesehatan dan banyak lagi yang menunjang hidup ini.

2. Mensyukuri Semua Nikmat

Kita tidak akan mampu melakukan apapun tanpa semua karunia yang Allah SWT berikan. Sudah selayaknya kita bersyukur dengan menjaga, memelihara dan merawat semua nikmat tersebut. 

Agar semua dapat bekerja dengan baik, optimal penggunaannya dan bisa memberikan manfaat juga. Sebaliknya jika kita tidak bersyukur atau kufur nikmat maka semua yang Allah berikan atas terus terasa kurang dan kurang. 

3. Meningkatkan Ketakwaan Kepada Allah Ta’ala

Bentuk rasa syukur kita kepada Allah Ta’ala juga dapat diwujudkan dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Banyak amalan ibadah yang bisa kita lakukan selama bulan puasa ini. 

Ketakwaan kita kepada Allah SWT. akan bertambah, berusaha untuk selalu melakukan perbuatan baik, menjalankan ibadah sebaik mungkin dan mengurangi perbuatan hal-hal yang kurang baik.

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah,  Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” 

~ QS. Al Ahzab: 35

4. Melatih Kesabaran

Sesuai pengertian puasa, bahwa menahan diri dari hal-hal yang membatalkan maka ini merupakan bentuk untuk bersabar. Menahan diri dengan sepenuh hati hingga waktu berbuka puasa tiba. 

Bersabar dalam menjalankan perintah-Nya dalam terus diaplikasikan dalam kehidupan ini dengan segala suka dukanya. Hidup tidak selalu dalam kondisi yang enak dan nyaman. Kala cobaan dan ujian datang maka kita akan menjalaninya dengan kesabaran hingga mampu melewati dengan baik.  

5. Berusaha Istikamah

Istikamah atau konsisten dalam menjalankan ibadah adalah harapan semua Muslim. Setelah menjalani puasa sebulan penuh, kita berharap ibadah yang sudah rutin dilakukan bisa terus berlanjut di hari berikutnya.  Ustadz Dr. Firanda Andirja, LC, MA memberikan penjelasan lengkap tentang pengertian berpuasa.

 

Penutup

Pengertian puasa menurut bahasa dan istilah membuat kita memahami apa yang sebaiknya apa yang sebaiknya dilakukan selama menjalankan ibadah puasa. Sehingga sejak hari pertama berpuasa, diri kita sudah siap menjalan apa saja yang sebaiknya dijalankan.

Ya, berusaha semaksimal mungkin menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Semua ibadah yang dilakukan dinikmati dengan sepenuh hati, penuh keikhlasan dan hanya mengharapkan balasan dari Allah Ta’ala. 

Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga kondisi kesehatan kita terjaga dengan baik sehingga mampu menikmati ibadah puasa hingga hari akhir dan terus istikamah. Aamiin. 

Salam, 

 

#BPNRamadan #Hari-1

 

Sumber :

https://id.wikipedia.org

https://kbbi.web.id

https://muslim.or.id

https://sahabatmuslim.id

Share the article :

1 komentar untuk “Pengertian Puasa Menurut Bahasa Dan Istilah, Pahami Ini Dulu”

  1. Pingback: Menu Sahur Menggugah Selera, Praktis dan Simple Diolah

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *