Lifestyle

Perubahan Kehidupan Setelah Covid-19 Datang

Hai… Masih ingat nggak, kapan sih masuknya Covid-19 ke negeri kita? Ya, virus Covid-19 masuk ke Indonesia di awal bulan lalu, Maret 2020.  Selanjutnya kita merasakan banyak perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari anak-anak yang tidak bebas bermain ke luar rumah, sampai waktu bekerja pun perlahan dialihkan ke rumah. Pokoknya #dirumahsaja.

Memang tidak bosan? Oooh, kata siapa tidak bosan, tapi mau bagaimana lagi. Kita perlu bekerja sama agar rantai penyebaran virus ini tidak terus bertambah panjang dan kasus yang positif terinfeksi tidak terus bertambah. Kita semua ingin virus Corona bisa segera dituntaskan. Ini harapan kita semuanya. Lalu perubahan apa saja yang kita dialami setelah datangnya Covid-19?

Melakukan segala aktivitas #dirumahsaja

Hastag #dirumahsaja jadi trending ya, hehe. Tentunya karena hasta ini jadi penekanan bahwa kita melakukan aktivitas #dirumahsaja. Anak-anak yang biasanya bisa bermain dengan bebas, saat ini hanya bisa sesekali saja ke luar rumah, itupun dengan pengawasan yang ekstra.

Bagi ibu rumah tangga, saya salah satunya, hiks … sebenarnya untuk #dirumahsaja tentu nggak jadi masalah karena sudah menjadi hal yang biasa, tapi kondisi sekarang jauh berbeda. Ibu tidak hanya sekedar memasak ataupun merapikan rumah lagi, tetapi  juga melakukan pengawasan ekstra pada semua anggota keluarga. Menjaga kondisi semuanya sehat sehingga asupan yang diberikan benar-benar di buat senikmat mungkin dan nutrisinya juga terpenuhi.

 

Home Schooling dan Work From Home

Termasuk sekolah pun dilakukan di rumah, ya home schooling. Tugasnya dikirimkan melalui grup, atau ada yang melalui aplikasi tertentu. Putri saya yang masik duduk di TK A juga tak lepas dari PR, hanya saja dalam bentuk yang berbeda, melalui buku PR yang sudah disiapkan oleh guru dan tambahan PR ada yang dikirimkan lewat grup juga. Untuk pendidikan yang lebih tinggi seperti mahasiswa bisa jadi dengan melakukan kuliah Online.

Apakah hanya sekolah saja yang dilakukan #dirumahsaja. Tentu tidak. Bekerjapun berusaha untuk dilakukan di rumah atau dikenal dengan work from home (WFH). Ayah yang biasanya bekerja seharian di rumah, tiba-tiba berpindah tempat jadi di rumah, menjadi pemandangan yang berbeda. Meski demikian tidak semua sektor bisa melakukan pekerjaan di rumah, tetap saja ada yang melakukan aktivitas seperti biasa.

Menjaga kebersihan

“Kebersihan adalah sebagian dari iman”

Ingat akan slogan inikan. Tentu saja,  karena hal ini memang patut kita jaga terus dan menghadapi kondisi saat ini tentu jadi bagian yang penting. Menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan, tidak batuk dan bersin sembarangan, tetapi dengan kode etik yang sesuai, yaitu menggunakan siku tangan atau menutup mulut dengan menggunakan masker.

Saat sampai di rumah secepatnya kita membersihkan diri dulu sebelum berkumpul dengan keluarga. Mencuci tangan selama 20 detik dengan sabun dan air mengalir atau bersih-bersih dengan mandi dan ganti baju. Begitupun setelah kita memegang uang, sebaiknya segera mencuci tangan, karena uang bisa menjadi salah satu tempat virus berkembang meski hanya beberapa jam.

 

Menggunakan masker

Kenapa sih harus menggunakan masker? Memang penting ya? Salah satu cara melindungi tubuh kita dari Covid-19 dengan menggunakan masker saat keluar rumah. Kita tidak tahu kapan dan dimana akan bertemu dengan orang yang batuk atau bersin, karenanya akan lebih baik kita kenakan masker.

Selain itu penggunaan masker juga bertujuan untuk menahan tangan kita agar tidak mudah  menyentuh bagian muka kapan saja, terlebih saat tangan dalam kondisi kotor. Bila ingin memegang muka, hendaknya dipastikan dahulu tangan dalam keadaan bersih, yaitu sudah cuci tangan terlebih dahulu.

 

Berasa banget ya semua dilakukan di rumah. Interaksi dengan sesama berkurang, aktivitas lebih banyak dilakukan di sekitar rumah. Tidak bisa arisan, salat berjamaah, datang ke kajian, dll. Semua tentu punya rasa yang sama, bosan, tapi siapa yang bisa protes dengan kondisi ini. Bukan dengan protes atau marah yang akan menyelesaikan keadaan yang sedang terjadi. Namun, kita perlu terus bekerja sama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 hingga nantinya semua akan kembali normal.

Kunci menghadapi kondisi saat ini ada di Ibu, ya seorang Ibu yang akan membuat suasana rumah selalu nyaman. Bagaimana caranya? Hati Ibu hendaknya bisa selalu bahagia, meskipun segala aktivitas di rumah jadi bertambah banyak. Saat letih istirahat sejenak ya Bun dan usahakan tetap melakukan me time disela-sela kesibukan. Supaya energi positif terus terjaga dan senyum manis Bunda tetap terpancar menerangi rumah.

 

Salam.

Tentang Penulis

About Asih Mufisya

Motherhood blogger dan mencintai dunia literasi juga suka baking yang simple.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *