Warisan Masa Silam

Warisan Masa Silam Karya V. Lestari

Ђคll๏ … Apa yang ada dalam benak kalian kalau mendengar kata warisan? Pastinya langsung kebayang timbunan harga, baik berupa uang, rumah dan sebagainya. Betulkan! Berbeda dengan Warisan Masa Silam karya V. Lestari ini. 

Judul : Warisan Masa Silam

Penulis : V. Lestari

Tahun : 2013

Hal. : 672

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Warisan Masa Silam

Lima anak remaja, Kiki, Fani (adik Kiki), Madi, Dono dan Gilang selalu melakukan kegiatan bersama di luar aktivitas sekolah, salah satunya bermain bola jalanan. Sayangnya siang itu bola yang ditendang oleh Kiki melayang jauh dan masuk ke sudut pekarangan rumah besar. 

Rumah kuno berpilar tinggi yang tampak kokoh dan sepi. Tak terlihat seorang pun penghuni di dalamnya. Masa sih, rumah seindah itu tidak ada penghuninya. Tamannya saja tertata rapi.

Bagaimana dia bisa mendapatkan bolanya jika tidak masuk kedalam rumah itu. Namun, bagaimana jika nanti penghuninya marah karena dia masuk tanpa izin. 

Semua rasa berkecamuk dalam diri Kiki, tetapi tekadnya sudah bulat. Dia harus bertanggung jawab dan berusaha untuk mencari bola tersebut sampai dapat. 

Akhirnya dengan dibantu teman-temannya Kiki berhasil masuk ke pekarangan, kemudian segera mencari bola di sekitar semak-semak. Apakah bola itu berhasil didapatkan? Apakah dia tertangkap basah oleh penghuni rumah?

Warisan Tidak Selalu Identik dengan Materi

Saat pencarian itulah Kiki bertemu dengan Stella dan Bi Ani. Keduanya telah membantu Kiki ketika terjatuh dari gudang bawah rumah. Tempat yang membuat Kiki tidak mampu melupakannya terlebih sudah terikat janji dengan Stella agar dia tidak mengungkapkan apa yang telah dilihatnya kepada siapapun. 

Memang sudah merupakan hal biasa jika rumah kuno menyimpan banyak misteri, salah satunya rumah Stella itu. Mulai dari penghuninya yaitu orang tua Stella juga isi bagian rumahnya. Linda, ibu Stella, adalah wanita yang cantik dan agak mudah marah. Sedangkan David, ayah Stella, merupakan pemilik rumah tersebut. 

Rumah yang sudah menjadi milik keluarga secara turun temurun, meskipun sempat menjadi milik orang lain, tetapi berhasil menjadi milik keluarga David kembali. 

Sejak bertemu dengan Stella, Kiki berusaha untuk bisa bersua kembali, tetapi harapannya tidak terwujud. Nana dan Pak Sukri yang menjadi penjaga rumah menjelaskan kalau Stella dan Bi Ani sebenarnya sudah beberapa bulan yang lalu meninggal dunia tanpa diketahui penyebabnya. 

Benarkah demikian? Mungkinkah orang yang sudah tiada bisa tampak kembali dan membantu orang yang hidup. Lalu kenapa dirumah itu ada peti yang didalamnya terdapat benda menakutkan?

Kenapa pula Stella meminta Kiki untuk tidak mengungkapkannya kepada siapapun. Satu demi satu pun misteri terungkap. 

Menjaga Kepercayaan dan Persahabatan

Novel ini tidak hanya menceritakan misteri dari sebuah rumah kuno, tetapi juga memberikan gambaran bagaimana indahnya menjalin kepercayaan dan menjaga persahabatan. Kepercayaan akan membuat kesulitan menjadi kemudahan dan menguatkan ukhuwah. 

Sejak berkenalan dengan Kiki, Nana juga semakin akrab dengan keluarganya. Bahkan kesulitan yang dialaminya mendapatkan bantuan dari keluarga Kiki. Ya, Nana dan Pak Sukri berniat untuk meninggalkan rumah besar itu karena sudah cukup lama mengabdikan diri di sana dan ingin mengembangkan kemampuan dirinya alias mandiri. 

Selama berada di rumah itu mereka memang mendapatkan perlakuan yang kurang nyaman. Makanan yang selalu diberikan Linda tidak pernah dimakan sedikit pun. Sikap David juga membuat Nana merasa takut dan was-was. Apakah mereka berhasil keluar dari rumah itu?

Ya, mereka memang bisa keluar dari rumah kuno itu, tetapi Pak Sukri mengalami luka di kaki karena terjatuh saat menjalankan tugas terakhir dari David.

Kesan Terhadap Novel Warisan Masa Silam

Warisan masa silam, merupakan novel yang menarik. Ada intrik yang membuat kisah di dalamnya menarik sehingga membuat novel ini nyaman dinikmati. Ketebalan novel jadi tidak terasa. Kalimatnya mudah dipahami dengan alur yang mengalir. 

Karakter peran yang dibangun penulis berhasil dibuat dengan kekuatannya masing-masing sehingga pembaca mudah memahaminya. Novel ini dapat dibaca oleh semua kalangan usia. 

Penutup

Warisan masa silam, bermula dari bola yang jatuh di salah satu rumah model kuno jalan Kencana. Rumah dengan bentuk bangunan tinggi dan ternyata termasuk dalam cagar budaya karena konon merupakan rumah pejabat Belanda jaman VOC. 

Namun ternyata warisan yang tersimpan didalam rumah itu jauh lebih banyak dari yang diduga. Bukan hanya rumah yang menjadi warisan, tetapi juga penghuni dan isi rumahnya. Mau ikutan baca juga kah?

 

Salam,

Share the article :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *