Heatlh

Saat Kadar Bilirubin Meningkat

Halo reader … Menjadi seorang ibu merupakan suatu kebahagiaan. Rasa sakit selama proses persalinan pun menjadi hilang saat melihat buah hati terlahir dengan sehat dan selamat. Alhamdulillah. Rasanya tuh nggak percaya, kalau saat ini saya sudah menjadi ibu, tetapi disaat kebahagiaan itu dirasakan, jelang seminggu saat melakukan kontrol, anak dinyatakan perlu perawatan karena kadar bilirubinnya tinggi. Rasanya sedih banget. Waktu berangkat bersama buah hati, tetapi saat pulang meninggalkan buah hati seorang diri di rumah sakit.

Kenapa sih perlu dirawat? Bukankah dengan menjemurnya di pagi hari bisa diatasi dan kondisinya segera pulih dan sehat. Lalu berapa lama perawatan ini? Saat pemeriksaan dokter anak menyampaikan kalau kondisi anak kuning dan membutuhkan perawatan lanjutan supaya kadar bilirubinnya tidak terus melonjak tinggi. Pemeriksaan darahpun dilakukan untuk memastikan hal tersebut dan hasilnya anak memang perlu perawatan hingga 1-2 hari ke depan. Meski begitu saya tidak disarankan untuk menemani karena saya masih dalam masa pemulihan.

 

Bilirubin itu Apa Sih?

Berbagai literatur menjelaskan kalau bilirubin adalah pigmen yang terbentuk dari proses pemecahan sel darah merah dalam tubuh, warnanya kuning kecoklatan. Bila kadarnya tinggi akan membuat tubuh bayi menjadi kuning atau dikenal dengan jaundice. Sebenarnya pada hari 2-3, kadarnya dalam tubuh memang meningkat karena mengalami proses pemecahan dan ini normal adanya, tetapi bila terus menerus meningkat maka bisa membuat dampak bagi kesehatan anak.

Tindakan yang Dilakukan

Dokter juga menanyakan bagaimana asupan ASI selama di rumah dan apakah bayi juga rutin dijemur saat pagi hari? Pemberian ASI selalu rutin diberikan setiap 2 jam sekali, meski bayi tertidur tetap kami bangunkan saat pemberian ASI. Memang perlu dibangunkan dahulu agar bayi bisa segera bereaksi dan melakukan respon. Begitupun dengan menjemurnya di waktu pagi, ini juga kami lakukan, hanya saja, kondisi waktu pagi terkadang hujan atau mendung sehingga tidak terlihat sinar mentarinya.

Kemudian dokter menjelaskan bahwa sebenarnya kadar bilirubin dalam darah meningkat bisa disebabkan karena fungsi hati belum berkembang sempurna atau terjadinya proses pemecahan sel darah merah yang cepat dan ini sebenarnya normal. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan darah dan kondisi anak saat ini ada baiknya dilakukan perawatan lanjutan agar kadar bilirubinnya terus terkontrol dan tidak meningkat. Lanjut dokter, kadar bilirubin yang terus meningkat dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat dapat mengakibatkan bayi mengalami kerusakan otak (kernikterus), masalah saraf juga kematian.

Dari keterangan yang dokter sampaikan, saya dan suami akhirnya memahami kenapa kondisi anak perlu mendapatkan perawatan lanjutan yaitu dengan melakukan fototerapi. Bayi dibaringkan dalam ranjangnya, bagian mata ditutupi dengan penutup mata, hanya mengenakan diapers dan dikelilingi oleh lampu sinar biru.

Lalu bagaimana pemberian ASI-nya? Saya tetap mengASIhi, tetapi tidak diberikan secara langsung karena jarak kami terpisah. Suami memberikan ASI perah yang sudah saya siapkan beberapa botol (2-3 botol, masing-masing berisi 90ml). Botol ASI dimasukkan dalam wadah cooler bag kemudian ditambahkan dengan ice gel agar bisa bertahan dengan baik. Sesampainya di RS, suami melihat dari luar bagaimana kondisi bayi dan tanpa disadari air mata menetes. Bayi sekecil ini berbaring sendiri didalam tanpa sentuhan orangtua tercintanya, tetapi semua ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan itu menjadi hal yang terpenting.

 

Setiap orangtua akan selalu memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, tanpa terkecuali. Karena dialah buah hati tercinta dan penerus generasi keluarga, dengan menjaga kesehatannya sebaik mungkin, melindunginya juga memberikan perhatian penuh. Semoga kita dan anak-anak keturunan kita menjadi anak yang berbakti, soleh dan sholeha. Aamiin.

 

Salam bahagia,

Referensi : alodokter.com

Tentang Penulis

About Asih Mufisya

Motherhood blogger dan mencintai dunia literasi juga suka baking yang simple.

(24) Komentar

  1. yang biasa ku lihat di RS pasti kalau ada masalah bilirubin di bayi maka akan dilakukan fototerapi agar bisa sembuh dan kembali normal.
    ASI tetep diberikan supaya kebutuhan nutrisi tetap terjaga dengan baik

    1. Betul Mas, tindakan awal memang fototerapi dan pemberian ASI juga terus di jaga.

  2. Masya Allah hebat ya mbak bisa ngasih si kecil asi yang banyak walau baru lahiran. ASI Booster Tea /ABT Pelancar ASI biasanya sangat membantu.

    1. Alhamdulillah, produksi ASI bisa mendukung. Memang saat awal tidak langsung banyak, tapi selanjutnya bisa terus terpenuhi dengan baik.

  3. Bahaya juga ya kalo kadar bilirubin tinggi, dan kebayang sedihnya saat abis melahirkan terpisah sama baby-nya

    1. Iya Mbak, adanya kepikiran terus sama baby.

  4. Bahaya banget memang kalo new born kadar bilirubinnya tinggi ya, biasanya bayinya harus segera disinar, pemberian ASI memang penting banget yaa..

    1. Betul Kak, pemberian ASI memang mampu mengoptimalkan kondisi bayi dan kandungan nutrisinya juga luar biasa.

  5. Makasih buat infonya kak. Kebetulan aku calon ibu.. Jadi informasi seperti ini ttg perkembangan baby sangat berguna buat aku baca2. Aku ijin bookmark tulisan kakak ya..

    1. Silahkan Kak.

  6. Syukurlah ASI nya lancar ya Bun. Bisa tetap jadi asupan si kecil. Semangat menjadi orang tua luar biasa!

    1. Terima kasih Mbak, banyak pengalaman berharga yang didapat saat jadi orang tua.

  7. Aamiin, semoga apa yg kedua orangtua inginkan untuk anak-anaknya dijabah. Nah iya nih, dulu ponakan jg bilirubinnya meningkat. Terus suka dijemur dan ASI terus biar cepet ilang. Makasih sharingnya mba

    1. Aamiin.
      Setiap orang tua akan selalu mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya. InsyaAllah.

  8. sebuah ilmu banget ini mba, jadi sebuah pengetahuan ketika nanti melahirkan mengenai Bilirubin ini menjadi jaundice (baru denger istilahnya)

    1. Ini juga berdasarkan dari pengalaman Mbak. Semoga bermanfaat.

  9. Novi menulis:

    Baru tau istiah kadar bilirubin dari artikel ini. Ternyata bahaya juga ya pada bayi jika kaaa da rnua teegolong tinggi

    1. Kadar yang tinggi biasanya bisa kelihatan dari kondisi anak, misalnya lebih banyak tidur, juga kuning.

  10. Novi menulis:

    Baru tau istiah kadar bilirubin dari artikel ini. Ternyata bahaya juga ya pada bayi jika kadarnya tergolong tinggi

    1. Betul Mbak, tapi saat kontrol kondisi bayi pertama kali di rumah sakit biasanya akan ada pemeriksaan ini.

  11. alasan bayi dijemur setiap pagi juga untuk mengurangi efek bilirubin ini ya, aku kira hanya untuk vitamin D. ilmu baru nih, semoga debaynya sehat2 seterusnya ya kak

    1. Aamiin. Terima kasih Mbak.
      Berjemur di pagi hari memang banyak manfaatnya dan hasilnya juga bisa dirasakan semua kalangan usia.

  12. wah saya baru tahu mengenai bilirubin, maklum bukan anak kesehatan 😀

    1. Nggak apa Kak. Saya tahu juga karena pengalaman pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *