Uncategorized

Panggilan Hati

                                                           Image : IG senyum.hijrah

Panggilan hati untuk apa?
Panggilan untuk bersua dan berkumpul bersama saudara seiman, dan sebangsa.

         Berkumpul dalam silaturahmi reuni 212 di Monas. Berbaur bersama meskipun belum saling mengenal. Panggilan hati yang menyatukan kami semua. Rasa haru, bahagia, senang, semua menjadi satu.

        Berkumpul bersama untuk beribadah, sholat jamaah, dan mendengarkan tausiyah dari ulama. Inilah yang membuat hati kami menyatu. Semua memiliki tujuan yang sama, ingin lebih mendekatkan diri dengan Sang Khalik, Allah SWT.

        Meskipun suasananya penuh padat tapi kami tidak mengeluh, justru sebaliknya,  setiap orang berusaha untuk bisa saling membantu. Seperti menjaga kebersihan secara bersama, bahkan ada relawan yang sudah menyiapkan diri dengan membawa plastik sampah dan berkeliling untuk membersihkan sampah yang tercecer.

        Tidak hanya menjaga kebersihan, rumput pun dilarang diinjak. Bila ada yang dengan sengaja menginjak rumput, maka saudara-saudara yang ada disekitar dan melihat akan segera mengingatkan. Waktu cepat berlalu dan acara pun selesai, tapi hati ini masih nyaman duduk bersama. Suatu kebahagian yang tak bisa dengan lengkap diungkapkan. Tapi dirasakan dengan sangat di hati ini.

         Allahُ SWT yang menggerakkan hati ini untuk dapat berkumpul bersama saudara sebangsa. Karena meskipun saudara-saudara yang datang bukan merupakan saudara seiman tapi kami tetap merasakan kebersamaan. Semoga ikatan hati ini bisa terus terjaga. Ikatan hati yang mampu menyatukan kami di suatu tempat meski di hadang berbagai hal. Ikatan hati yang mampu menguatkan kami, untuk terus menjaga negara yaang kita cintai bersama. Kami bersatu, kami bersama. Dan saat meninggalkan tempat ini, harapan kami sama, semoga suatu saat nanti, kami bisa saling bersua dan berkumpul kembali.

        Ini merupakan sejarah hidup yang tak kan terlupakan, yang akan selalu dapat dirasakan didada ini. Kenangan yang tak kan terlupakan dan menjadi sejarah tersendiri khususnya bagi saya pribadi. Panggilan hati untuk menjaga kebersamaan dengan rasa yang sama.
Wallahu’alam bishowab

Tentang Penulis

About Asih Mufisya

Motherhood blogger dan mencintai dunia literasi juga suka baking yang simple.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *