Inspirasi

IBUKU SAYANG…

Halo Sobat … Kita sering mendengar juga diingatkan bahwa ‘Ridho Allah SWT adalah ridho dari orangtua.’

Seperti apa peran Ibu untuk kehidupan buah hatinya? Apakah setelah buah hatinya terlahir, Ibu cukup membesarkannya saja? Hal lain apakah yang perlu dipersiapkan dan dilakukan untuk menjaga pertumbuhan buah hatinya?

Pertanyaan diatas mungkin baru menunjukkan sebagian kecil dari berbagai pertanyaan yang ada. Atau bisa jadi juga sebaliknya.

 

Peran Ibu

Sebagian besar pastinya akan menjawab, bahwa peran terbesar Ibu adalah membesarkan buah hatinya. Mempersiapkan kebutuhannya, memperhatikan tumbuh kembangnya dengan penuh kasih sayang, juga selalu mengawasi segala perilakunya. Layaknya semua orangtua ingin tumbuh kembang buah hati bisa jauh lebih baik dari orang tua. Memberikan penghidupan yang layak sebaik mungkin. Menjaga pola makan anak agar selalu bisa mendapatkan asupan yang tepat. Juga memberikan pendidikan dengan menyekolahkannya ditempat yang terbaik.
Peran Ibu ternyata tidak hanya sebatas itu, ada yang lebih besar lagi, apakah itu? Yaitu DOA IBU.

Doa Ibu

Waktu lalu, saya membaca share kisah Ibunda Ustd.Abdul Somad.

Suatu hari, Ust. Abdul Somad pernah menguping percakapan antara maknya dan sahabatnya, uwak iti. “Apo kau do’akan anak kau?” tanya uwak Iti. “Dulu… waktu dia tu di Mesir, di Maroko, setiap malam ku bacakan anakku tu, 100 kali al-Fatihah. Tiap malam.” Jawab mak saya kepada sahabatnya tadi.

“Mak tak pernah cerita itu ke saya. Patutlah saya di Mesir, tak pernah sakit, tak pernah domom (demam), di Maroko pun sehat wal ‘afiyat. Tapi sekarang saya mulai khawatir, karena mak dah tiada. Tidak ada lagi do’a mustajab dari beliau.” Ungkap beliau.

Maa syaa Allah… Kesholehan seorang ibu, kunci kesuksesan dunia akhirat seorang anak. Do’a ibu adalah keberkahan hidup seorang anak. Patutlah engkau memiliki anak seperti gurunda Ust. Abdul Somad hafizhahullah. رحمك الله وغفر ذنبك يا أم

 

Hikmah

Kisah diatas, benar-benar menjadi renungan yang sangat berarti, khususnya untuk diri saya. Sebatas apakah doa yang saya panjatkan untuk buah hati saya?

Ibu merupakan sosok yang paling dekat dengan buah hatinya. Ibu selalu dicari keberadaannya dan dirindukan. Ibu bisa memberikan kehangatan baik dengan perhatiannya, candanya juga dekapan hangatnya. Ibu mampu memberikan sinar terang untuk keluarga. Untukmu segalanya Ibu. Hingga dikatakan bahwa “surga ditelapak kaki Ibu“.

Teruntuk para ibu…
Engkau mampu memberikan segalanya untuk keluarga.
Meski rasa lelahmu tak terhingga tapi kau selalu berusaha memberikan senyuman untuk keluarga.
Doa munajatmu selalu diharapkan oleh buah hati juga keluargamu.
Ketuklah terus pintu keridhoan Allah azza wa jalla dengan amalan dan munajat yang engkau lakukan.
Doakan selalu agar buah hatimu menjadi anak yang shaleh dan shalehah, serta hidup dalam keridhoan Allah SWT. Wallahu a’lam

 

Salam,

Tentang Penulis

About Asih Mufisya

Motherhood blogger dan mencintai dunia literasi juga suka baking yang simple.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *