Ibu Jenuh? Lakukan Hal ini Agar Ibu Tetap Bahagia

Silhouette of a family walking by the sunset time Free Photo
Menikmati sunset bersama keluarga. (Sumber : Freepik) 

 

Bagi seorang ibu, waktu 24 jam adalah full untuk keluarga tercinta. Rutinitas yang tiada henti dilakukan, hingga rasa bosan atau jenuh pun menghampiri. Namun, bosan dengan rutinitas yang dijalani adalah hal yang biasa terjadi. Alarm tubuh akan kejenuhan yang dirasakan terkadang ditampik begitu saja oleh seorang ibu, dengan alasan masih banyak hal yang perlu dikerjakan dan tidak ingin menundanya terlalu lama. Tak bisa dipungkiri, ibu pun perlu melakukan me time untuk menjaga kondisi tubuhnya dan moodyang dirasakan. Lalu kapan sebaiknya ibu melakukan me time, apakah ada waktu tertentu?
Alarm tubuh yang sering kali diabaikan.
Mulai dari fajar menyingsih, seorang ibu sudah mulai berjibaku dengan kegiatannya. Mulai dari merapikan kamar, menyiapkan sajian harian juga mengasuh anak-anaknya. Bagi ibu semuanya perlu dilakukan semaksimal mungkin agar rumah juga anggota keluarga terasa nyaman dan menyenangkan. Hingga tanpa terasa alarm kejenuhan itu pun datang.
Ibu menjadi lebih sensitif, mudah marah dan terbawa emosi. Ini bisa menjadi alarm yang tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Perlu suatu hal yang nantinya bisa mengubah mood ibu kembali seperti sedia kala lagi.
 
Stres, Relaksasi, Bersantai, Kata, Tegangan, Kelelahan
Saat alarm tubuh mulai datang. (Sumber : Pixabay)
Apa itu me time?
Saat kondisi ibu menurun, rasanya semua yang dilakukan menjadi kurang menyenangkan, mudah emosi, terasa letih bahkan apa yang dikerjakan juga terasa salah atau kurang sesuai.  Disaat moodibu berkurang inilah, ada baiknya lakukan rehat sejenak. Tidak perlu memaksakan diri untuk terus melanjutkan kegiatan tersebut.
Istirahat untuk menikmati apa yang ibu inginkan, kurang lebih sekitar 10-15 menit. Setelah itu, kondisi ibu akan menjadi lebih baik dan merasa nyaman untuk melakukan aktivitas selanjutnya.
 
Kenapa me time hanya dilakukan sesaat? Karena disaat kondisi tubuh menurun, ibu membutuhkan energi baru untuk memulihkan keadaannya. Meski waktu yang dilakukan hanya sejenak, tetapi ada energi baru yang dirasakan dan ini sudah menyenangkan juga membuat ibu tetap tersenyum.
Lakukan me time yang mudah dan menyenangkan.
Istirahat sejenak untuk merilekskan tubuh perlu dilakukan dikala tubuh benar-benar membutuhkan. Me time tidak selalu identik dengan hal yang mahal, tetapi bisa dinikmati dengan hal-hal yang mudah dan menyenangkan seperti :
 
Taman, Tanaman, Bunga, Musim Panas, Pot, Tanaman Kebun
Berkebun bisa menjadi me time yang menyenangkan. (Sumber : Pixabay)
  • Bermain bersama anak-anak.
  • Membaca buku kesukaan seperti novel, buku motivasi, dll.
  • Merangkai kata untuk menuangkan ide dan isi hati.
  • Nonton film kesukaan.
  • Berjalan sejenak di sekitar rumah.
  • Berkebun dengan tanaman kesukaan.
  • Pergi ke salon untuk perawatan diri.
  • Ngobrol dengan teman atau keluarga.
  • Shopping.

 

Nah… Apa yang menjadi kesukaan Bunda saat me time? Hal yang mudah dilakukan dan tidak perlu biaya yang besar tentunya. Namun, sesekali bolehlah ibu merasakan me time yang lebih istimewa yaitu dengan couple time bersama pasangan. Hal yang menyenangkan dan istimewa sehingga membuat hubungan ibu dengan pasangan menjadi lebih harmonis.   
Menikmati rutinitas dalam kegiatan sehari-hari tentunya membutuhkan energi yang cukup, agar nantinya semua yang kita lakukan bisa berjalan dengan baik. Apa jadinya jika suatu kondisi terus dipaksakan, sedangkan kita sudah merasa jenuh dan malas untuk melakukannya? Tentu bukan hal yang menyenangkan jika kita dituntut untuk tetap melakukannya. Maka rehatlah sejenak.
 
Rehat untuk memberikan suplai energi yang baru, sehingga tubuh bisa tetap bersinergi dengan orang-orang terkasih. Karena bagi ibu, kebahagian keluarga adalah segalanya. Namun, keluarga pun perlu memahami akan kondisi seorang ibu. Berikan sejenak untuk ibu menikmati waktu kesenangannya sendiri. Saat me time yang nantinya akan membuat ibu bisa terus tersenyum dan bahagia. Karena kebahagian ibu adalah kebahagiaan keluarga. Love you Mom.
Salam bahagia.    

“ Tulisan ini diikutsertakan dalam blog challenge Indscript Writing ‘Perempuan Menulis Bahagia.”

 

Share the article :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *